Anis Writer

[LENGKAP] Cara Menulis Artikel yang Baik dan Benar Untuk Pemula

Bagaimana cara membuat artikel yang baik dan benar? Pertanyaan ini seringkali muncul di benak penulis pemula yang belum pernah menulis sama sekali. Terutama untuk mereka yang ingin memanfaatkan peluang penghasilan dari Google melalui sebuah tulisan.

Topik yang dibahas dalam artikel mencakup banyak hal, mulai dari hobi, sosial, politik, dan topik lainnya. Artikel yang sudah dibuat kemudian dipublikasikan agar banyak orang yang membaca.

Nah, untuk Anda yang membutuhkan informasi lebih mengenai cara menulis artikel, Anda bisa membaca panduan lengkap berikut ini.

Apa Itu Artikel?

Sebelum membahas lebih lanjut, Anda harus paham terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan artikel. Karena, ketika Anda sudah paham artinya, akan mudah bagi Anda untuk mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan artikel itu sendiri.

Artikel adalah sebuah tulisan yang dibuat dengan topik tertentu yang bertujuan untuk membuat orang lain tahu atau paham terhadap suatu informasi. Artikel sendiri bisa dipublikasikan secara offline melalui media cetak atau bisa juga via online melalui sebuah website.

Karena topik yang dibahas dalam artikel sangat luas, Anda bisa memilih satu topik yang benar-benar Anda kuasai. Atau, topik yang memang banyak dicari agar tulisan Anda memiliki lebih banyak pembaca.

Format Penulisan Artikel

Untuk membuat sebuah artikel, biasanya menggunakan format tertentu. Umumnya, sebuah artikel ditulis menggunakan font Times New Roman dengan spasi single. Anda bisa menulis artikel menggunakan kertas A4 dengan margin 2.5 cm (atas, bawah, kanan, dan kiri).

Perlu Anda ketahui, format di atas diperlukan jika Anda menulis artikel untuk media cetak atau untuk menulis makalah. Sedangkan jika Anda menulis artikel menggunakan media blog, formatnya lebih fleksibel. Namun, kerapian dan keterbacaan tulisan tetap harus diperhatikan.

Misalnya, menggunakan font yang masih bisa dibaca seperti Times New Roman atau Calibri dibandingkan dengan font Chiller yang lebih sulit untuk dibaca.

Tips Menulis Artikel Yang Menarik

Lalu, bagaimana cara menulis artikel yang berkualitas untuk pemula? Anda bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Membuat Daftar Ide

Sebagai penulis pemula, Anda disarankan untuk membuat kumpulan daftar ide di satu catatan khusus. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan banyak ide yang seringkali muncul secara tiba-tiba. Karena ide datangnya bisa kapan saja. Bahkan Anda tidak bisa memaksakan ide itu muncul jika situasinya tidak memungkinkan.

Mengumpulkan ide sebanyak-banyaknya akan membantu Anda untuk menulis topik yang saling berhubungan. Atau topik tertentu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Anda juga tidak perlu memikirkan ide lagi ketika ingin menulis. Cukup buka buku catatan Anda dan pilih ide tulisan yang akan bahas.

2. Fokus Saat Menulis

Dalam menulis artikel, Anda membutuhkan kefokusan yang tinggi. Berada di tempat yang hening dan jauh dari aktivitas orang lain sangat bermanfaat untuk Anda menyelesaikan tulisan lebih cepat.

Bahkan, distraksi kecil seperti TV, musik, atau menonton video, bisa menggangu konsentrasi dalam menulis. Terutama bagi Anda yang belum terbiasa menulis artikel dan masih perlu membiasakan diri untuk menulis artikel yang berbobot.

Jangankan penulis pemula, penulis yang sudah malang melintang pun membutuhkan waktu untuk bisa fokus di sebuah ruangan khusus. Apalagi jika Anda sedang menulis karya ilmiah yang membutuhkan kedetailan, data, dan juga logika yang kuat.

Jadi, berusahalah fokus ketika membuat suatu tulisan agar hasilnya maksimal.

3. Melakukan Riset

Riset adalah salah satu cara menulis artikel yang baik. Apa pun tema yang Anda usung, lakukan riset terlebih dahulu. Riset bisa dilakukan dengan berbagai metode. Misalnya wawancara secara langsung, pengamatan lingkungan, atau riset lewat data-data yang sudah tersedia di buku, misalnya.

Riset membuat tulisan Anda lebih berbobot dan terstuktur karena di dalamnya sarat akan data dsn informasi penting. Bukan hanya sekedar menulis tanpa isi dan terlalu banyak basa-basi di dalamya.

4. To The Point

Artikel yang baik adalah artikel yang tidak terlalu banyak basa-basi. Alih-alih agar tulisan terlihat banyak, namun faktanya hanya sekelumit informasi yang bisa dijelaskan. Tentu saja tulisan seperti ini tidaklah baik untuk pembaca. Bahkan pembaca bisa kecewa dan enggan kembali lagi untuk membaca tulisan Anda.

Mungkin, di awal paragraf pembuka Anda bisa sedikit melakukan basa-basi untuk menjalin kedekatan dengan audience. Namun, hal itu tidak perlu dijabarkan dengan panjang lebar hingga melebihi poin pembahasan yang ditulis.

Sebisa mungkin, buat artikel yang to the point, tidak bertele-tele. Namun, bukan berarti Anda menulis dengan sangat singkat sehingga pembaca sulit mencerna informasi yang Anda berikan. To the point artinya, bahas topik sedetail mungkin dengan tidak memanjang-manjangkan pembahasan ke arah yang tidak mengandung informasi.

Jika artikel tersebut Anda buat untuk memperoleh penghadilan dari Google, niscaya artikel tersebut memiliki nilai yang buruk dari segi SEO friendly.

5. Membuat Poin-Poin Dalam Artikel

Pembaca menyukai artikel yang memiliki poin-poin pembahasan di dalam artikel. Karena, poin-poin tersebut membantu pembaca untuk memahami tiap detail informasi yang Anda tuliskan. Selain itu, pembaca tidak akan mengalami kelelahan mata dengan penjelasan yang panjang. Karena mereka bisa berhenti di tiap poin dalam artikel.

Bagaimana Cara Menulis Artikel untuk Pemula?

Pada pembahasan ini, Anda akan mengetahui secara gamblang tata cara menulis artikel yang baik dan benar untuk pemula.

1. Tentukan Ide Menulis

Tahapan pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan ide menulis. Ide menulis harus Anda temukan di awal sebelum lanjut ke tahapan selanjutnya agar pembahasan tidak keluar jalur.

Darimana datangnya ide tersebut? Anda bisa mengambil dari daftar ide yang sudah Anda tulis di catatan khusus. Atau, Anda bisa mencari ide baru lainnya dari menonton film, buku, atau mengamati keadaan sekitar.

2. Buat Judul yang Menarik Pembaca

Judul adalah alasan utama seseorang untuk membaca tulisan Anda untuk yang pertama kali. Jika judul yang Anda buat tidak menarik, bukan tidak mungkin orang lain akan enggan untuk membaca lebih jauh.

Berbeda jika Anda membuat judul yang mengundang rasa penasaran. Pasti tulisan Anda akan diserbu oleh pembaca. Anda bisa menggunakan kalimat negatif atau kalimat yang mengandung angka, seperti 7 Cara Ampuh Melangsingkan Tubuh dengan Cepat.

3. Buat Artikel Berbobot

Untuk membuat artikel yang berbobot, Anda perlu membaca banyak referensi. Dengan beg5, Anda bisa menyampaikan sebuah informasi yang detail. Sehingga pembaca merasa terpuaskan dan memiliki wawasan yang luas.

4. Penempatan Kata Kunci yang Tepat

Jika Anda ingin mendapatkan banyak pengunjung dari tulisan yang sudah dipublikasikan secara online, Anda perlu meletakkan kata kunci yang tepat. Kata kunci adalah sebuah kata yang banyak dicari orang.

Peletakan kata kunci yang disarankan adalah di awal paragraf, tengah, dan akhir paragraf. Dengan teknik ini, tulisan Anda akan lebih mudah untuk dicari pembaca yang menuliskan kata kunci tertentu.

5. Gunakan Gaya Bahasa Sesuai Audience

Gaya bahasa tiap tulisan satu dengan lainnya berbeda-beda. Tergantung dari siapa pembaca yang ingin Anda bidik. Gaya bahasa yang tepat akan membuat tulisan Anda lebih dekat dengan pembaca.

Misalnya, untuk topik kerajinan tangan bisa menggunakan gaya bahasa yang lebih santai dengan sapaan “kamu”. Berbeda dengan artikel keuangan yang segmen pasarnya lebih dewasa. Sehingga Anda bisa menggunakan gaya bahasa formal dengan sapaan “Anda”.

6. Sumber Data Valid

Di tengah derasnya arus informasi, Anda dituntut untuk menulis artikel dengan sumber data yang terpercaya. Gunakan website resmi dari suatu lembaga atau melalui buku yang berhubungan dengan topik yang sedang Anda tulis.

7. Tidak Plagiasi

Menulis artikel apa pun termasuk copywriting, sangat tidak disarankan melakukan tindakan plagiasi. Selain mengurangi kredibilitas tulisan Anda, plagiasi adalah sebuah tindakan yang tidak dibenarkan apa pun alasannya.

Jadi, sebisa mungkin buat artikel yang orisinil. Sehingga pembaca lebih mengenal gaya tulisan yang Anda buat.

Kesalahan Penulis Pemula

Sayangnya banyak kesalahan yang sering dilakukan oleh penulis pemula. Kesalahan berikut bisa Anda jadikan sebagai pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari.

1. Melakukan Editing Sembari Menulis

Kesalahan pertama yang sering terjadi dan tanpa sadar dilakukan adalah melakukan editing ketika menulis artikel. Padahal, editing sebaiknya dilakukan setelah Anda selesai menulis artikel. Mengapa demikian?

Karena, melakukan editing ketika menulis artikel bisa mengganggu kefokusan. Selain itu, akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikan sebuah artikel.

2. Intro Terlalu Panjang

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa intro bisa dibuat secukupnya saja. Jangan sampai terlalu banyak porsi intro di awal paragraf. Paling tidak, buat kalimat pengantar sebanyak tiga paragraf saja. Baru masuk ke pembahasan inti.

3. Terlalu Banyak Distraksi

Menulis membutuhkan konsentrasi tinggi. Sehingga tidak dianjurkan menulis sembari menonton TV atau mendengarkan musik yang bisa mengganggu konsentrasi. Sayangnya, ini sering terjadi pada penulis pemula.

4. Riset Terlalu Lama

Riset memang baik untuk menghasilkan tulisan yang berbobot. Namun, riset yang terlalu lama juga tidak disarankan. Selain tulisan akan mangkrak, bisa jadi topik yang sedang Anda bahas sudah expired karena saking lamanya melakukan riset.

Jika Anda masih bingung dengan cara menulis artikel yang menarik, Anda bisa menggunakan jasa penulisan artikel bersama Anis Writer. Anis Writer merupakan layanan penulisan artikel terpercaya yang sudah berpengalaman di bidangnya.